Jakarta (ANTARA) —
Gitaris dan penggubah tembang Paul McCartney berencana menciptakan komposisi orkestra untuk dipentaskan dalam pertujukkan kolaborasi musik balet.
Karya itu akan ditampilkan di Teater Apolo New York City Desember mendatang, tulis NYT.com, yang dikutip di Jakarta, Rabu.
Orkestra dan balet yang diberi tajuk 'Kerajaan Samudera' itu berkisah tentang dongeng asmara. Untuk koreografi balet akan diciptakan oleh guru balet Peter Martins.
Marrtins mengatakan tarian balet itu berdurasi 45-50 menit, yang terbagi dalam empat babak. Seorang komposer John Wilson membantu pada orkestrasi akhir.
McCartney kepada pers mengatakan karyanya itu pada dasarnya merupakan kisah romantis yang melibatkan dua dunia yakni kerajaan samudera, yang mewakili kemurnian dan kerajaan bumi, yang mewakili keburukan.
Gadis samudera jatuh hati pada pemuda bumi. Dalam proses percintaan itu terjadilah beragam masalah.
Nama besar McCartney di musik klasik sudah diakui dan kini debutnya di musik balet menambah penjelajahannya di seni musik.
Dia juga menerbitkan buku puisi, sastra anak dan memamerkan karya lukisannya. Martins mengatakan gagasan kolaborasi musik balet itu muncul saat dia mengajak McCartney menggalang dana untuk Sekolah Balet Amerika tahun lalu.











