Kendari (ANTARA) —
Tim sembilan Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang menjaring figur yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah Pilkada Kabupaten Buton.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sultra Syamsul Ibrahim di Kendari, Jumat, mengatakan figur yang akan diusung adalah figur yang memiliki elektabilitas tinggi berdasarkan survei.
'Partai Demokrat tidak menutup diri bagi figur partai lain, non politisi atau pun dari kalangan birokrat. Hasil survei akan menjadi rujukan terhadap figur yang akan dicalonkan,' kata Syamsul Ibrahim.
Pemilihan bupati buton dan wakil bupati Buton periode 2011-2016 dijadwalkan berlangsung 27 Juli 2011.
Partai Demokrat sedang mempersiapkan diri menghadapi Pilkada 2011 yang akan digelar di Kabupaten Wakatobi dan Kabupaten Buton.
Karena partai berlambang bintang mersi tersebut tidak memenuhi syarat perolehan kursi untuk mengajukan calon maka diharuskan menggalang koalisi dengan partai lain.
'Partai Demokrat memprioritaskan koalisi partai baru koalisi figur. Soal siapa figur bakal calon bupati/calon walikota atau bakal calon wakil bupati akan ditentukan kemudian berdasarkan survei,' katanya.
Secara terpisah Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sultra Muh Poli mengatakan PKS terbuka untuk berkoalisi dengan partai mana pun asalkan satu persepsi.
'PKS sudah menjajaki kemungkinan koalisi sejumlah partai politik menghadapi pilkada di Kabupaten Buton. PKS memastikan ada figur yang akan diunggulkan,' kata Muh Poli yang juga Ketua DPW PKS Sultra.
PKS sudah membentuk tim yang ditugaskan menjaring figur-figur potensial, baik dari kalangan kader maupun non kader untuk diajukan sebagai bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati, katanya.
Khusus di Kabupaten Buton, PKS yang hanya memiliki empat perwakilan (dua kursi) sudah menggalang koalisi.
'Pada saatnya nanti akan dipublikasikan kepada masyarakat luas. Keputusan akhir masih memakan waktu yang cukup lama tetapi yang jelas sudah ada komunikasi yang dibangun dengan partai lain,' katanya.











