Surabaya (ANTARA) —
Tuan rumah Persebaya berhasil mengalahkan Persipro Probolinggo 2-0 pada pertandingan lanjutan Divisi Utama yang diwarnai pengusiran tiga pemain oleh wasit di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya, Senin.
Wasit Hadi Suroso asal Semarang mengusir tiga pemain dari kedua kubu, masing-masing kapten Persebaya Kuncoro dan dua pemain Persipro, M Basri dan I Putu Gede.
Kuncoro dan Basri diusir ke luar lapangan karena terlibat perkelahian saat babak kedua baru berjalan beberapa menit. Sedangkan I Putu Gede mendapatkan kartu kuning keduanya di awal babak kedua.
Pada laga tersebut, satu dari dua gol Persebaya yang bersarang ke gawang Persipro dihasilkan melalui eksekusi penalti Sackie Doe pada menit ke-24 dan sebiji gol lainnya dari Cornelis Kaimu di menit ke-73.
Penalti Sackie Doe itu merupakan yang keenam kalinya didapat Persebaya sepanjang enam laga kandang yang sudah dimainkan di putaran pertama musim ini.
Keputusan wasit Hadi Suroso sempat mengundang protes keras pemain Persipro, karena pelanggaran yang dilakukan terhadap Sackie Doe masih berada di luar kotak penalti. Kendati protes, kubu Persipro masih bersedia melanjutkan laga.
'Kartu kuning kedua kepada Putu sangat disayangkan. Sebagai kapten, dia memang saya instruksikan meredam emosi rekan-rekannya, tapi kenapa kok justru diganjar kartu kuning,' kata pelatih Persipro, Abdul Muntholib.
Setelah kasus penalti, pertandingan kedua tim cenderung memanas dan beberapa pemain sering melakukan pelanggaran keras. Hingga puncaknya Kuncoro dan M Basri tidak mampu menahan emosi dan terlibat aksi pukul.
Persipro sebenarnya bermain cukup bagus dibanding tuan rumah Persebaya, namun sejumlah peluang gagal membuahkan gol, di antaranya dari Joko dan Imam Hambali yang masih membentur mistar gawang Aris Noviandi.
'Kendati kecewa, kami menerima semua keputusan wasit. Percuma saja protes karena juga tidak akan mengubah hasil pertandingan,' tambah Muntholib.
Asisten pelatih Persebaya, Bambang Sumantri, mengaku bersyukur timnya bisa memenuhi target meraih kemenangan di laga kandang terakhir putaran pertama.
'Kami senang karena tiga laga kandang terakhir bisa mendapatkan poin sempurna. Soal tindakan Kuncoro, biar pengurus yang memberikan peringatan,' ujar Sumantri tanpa bersedia komentar soal kepemimpinan wasit.











