IMQ, Jakarta —
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk hingga sepanjang tahun 2010 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp2,1 triliun atau 113,82% dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp1,84 triliun.
Direktur Commercial & Business Banking BMRI, Sunarso mengatakan penyaluran KUR perseroan tersebut, diserap banyak diserap oleh sektor pertanian dan peternakan yaitu mencapai 50,34 % kepada 49 ribu debitur, sektor perdagangan sebesar 38,96% kepada lebih dari 22 ribu debitur, selebihnya disalurkan ke sektor lain.
“Perseroan ingin KUR benar-benar dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Indonesia, untuk itu perseroan memperbanyak penyalurannya ke sektor industri yang banyak digeluti masyarakat di daerah rural” tukasnya dalam keterangan tertulisnya perseroan di Jakarta (4/1).
Menurut Sunarso, terdapat tiga hal terpenting dalam upaya penyaluran KUR perseroan antara lain strategi pencapaiannya diintegrasikan dengan strategi perseroan dalam upaya pengembangan UMKM secara keseluruhan, membangun semangat kewirausahaan dikalangan pelaku UMKM penerima KUR, dan edukasi kepada penerima KUR agar mampu mengelola usahanya dengan governance yang baik dan bertanggung jawab.
Dari hal tersebut hingga akhir Desember 2010 lalu, perseroan berhasil menjaga kualitas KUR tetap baik dengan angka non performing loan (NPL) hanya 0,68 % atau mengalami perbaikan jika dibandingkan NPL KUR tahun sebelumnya sebesar 1,71%.











