IMQ, Jakarta —
Pasar saham dan obligasi Indonesia pada tahun depan akan diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Ini didukung masuknya penanaman modal asing (PMA) yang akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan penghasilan masyarakat.
Head of Equity First State Investments Indonesia, Hazrina R. Dewi mengatakan masuknya PMA akan memberikan suntikan dana yang signifikan besarnya bagi perekonomian Indonesia. “LG, Panasonic, Honda Motor, dan bahkan Mercedes Benz telah mengumumkan rencana ekspansi mereka di Indonesia” ujarnya di Jakarta (31/12).
Hazrina juga menambahkan pihaknya berkeyakinan bahwa kalaupun pasar bergejolak karena investor asing mengambil keuntungan, maka efeknya tidak akan lama.
“Kuatnya ekonomi Indonesia pada akhirnya akan terlihat dan investor akan menyadari bahwa pasar modal Indonesia mampu bertahan setelah krisis Asia” lanjutnya.
Pada akhir tahun ini lanjutnya, kuatnya ekonomi Indonesia terlihat dari cadangan mata uang asing dengan level mendekati US$100 miliar, sementara kepemilikan asing atas obligasi pemerintah mencapai Rp191 triliun atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan awal tahun 2010.











